Anjing Pomeranian


Anjing Pomeranian adalah anjing toy yang berjenis kecil dan aktif. Trah ini mempunyai bulu bagian dalam yang lembut dan tebal. Sedangkan, bagian luarnya bertekstur agak kasar, panjang dan lurus. Ekornya yang indah selalu berdiri tinggi dan lurus menghadap ke kepala. Anjing ini sangat waspada, menunjukkan intelegensi yang tinggi, dapat menunjukkan apa yang dia inginkan dengan cara yang kita mengerti serta mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi. Saat dia berjalan, dia terlihat sangat cantik sehingga seakan-akan dia buatan. Dia juga dapat diandalkan sebagai alarm dog .




Ukuran tubuh



Berat yang ideal untuk Pomeranian adalah dari 3 sampai 7 pon ( sekitar 1,4 kg- 3,2 kg) tapi untuk anjing show atau pameran berat yang ideal adalah sekitar 4 – 6 pon ( 1.8 kg-2.7 kg). Anjing yang melewati batas ini tidak akan boleh ikut dalam pameran. Tetapi, kualitas anjing keseluruhan juga akan diperhitungkan. Seperti, jarak dari ujung pundak sampai ke ujung pantat harus sedikit lebih pendek daripada jarak withers( sambungan dari bahu ke tulang yang lurus di bahu) ke tanah. Jarak dari brisket( bagian bawah dada anjing) ke tanah harus setengah dari tinggi withers. Ukuran tulangnya harus sedang dan panjang kakinya harus proposional. Saat diperiksa dia terasa stabil.


 


Kepala


Kepalanya harus seimbang dengan badannya. Moncongnya harus pendek, lurus, bibirnya tidak terlalu tipis dan temperamennya tidak boleh agresif. Ekspresinya harus selalu waspada dan terlihat seperti srigala. Tengkoraknya tertutup. Bagian atas tengkorak sedikit bulat tapi tidak berbentuk seperti kubah. Saat dilihat dari depan dan samping, Anda akan melihat kupingnya yang kecil tapi berdiri dengan tegak.

Bola matanya berwarna hitam, berukuran sedang dan berbentuk seperti kacang almond. Mereka terletak dengan baik di dalam tengkorak di kedua sisi dari stop. Warna pigmen hidung dan matanya hitam. Giginya seperti gigitan gunting (scissors bite). Jika ada satu gigi yang keluar dari barisan, masih dapat diterima.

Diskualifikasi : Tengkorak yang bulat seperti kubah, under-shot mouth (rahang bawah lebih maju daripada rahang atas, tapi gigi tidak diperkenankan keluar dari bibir ketika mulut mengatup),over-shot mouth (rahang atas jauh lebih panjang dari rahang bawah).

Leher, tulang belakang dan tubuh

Leher Pomeranian pendek dan dasarnya terletak dengan baik di dalam bahu untuk memperbolehkan kepalanya mendongak dengan tinggi. Bagian belakangnya pendek dengan tulang belakang yang lurus. Badannya kecil dan padat dan tulang iganya terletak dengan baik dengan brisket menyentuh sikunya.

Ekornya yang indah dan terletak dengan lurus adalah salah satu ciri khas trah ini.

Forequarters (Bagian depan mulai dari bahu hingga kaki)

Pomeranian mempunyai bahu layback yang cukup agar bisa mendongak tinggi. Bahu dan kakinya agak berotot. Panjang dari tulang bahu dan lengan bagian atas sama. Kaki bagian depan harus lurus dan pararel satu sama lain. Tinggi dari siku ke withers harus sama tepat dengan tinggi dari tanah ke siku. Kakinya harus lurus dan kuat. Kakinya juga harus terbentuk dengan baik, kecil dan padat serta tidak bengkok keluar atau kedalam. Dia berdiri dengan baik di atas jari-jari kakinya. Dewclaw (kuku jempol) boleh dihilangkan.

Hindquarters (Bagian belakang mulai dari bahu hingga kaki)

Ukuran forequarters dan hindquarters harus seimbang. Pantatnya tersembunyi dengan baik di belakang ekornya. Pahanya cukup berotot dengan lutut yang cukup lentur. Pergelangan kakinya lurus dengan tanah dan kakinya lurus dan pararel satu sama lain. Kakinya juga berbentuk bagus, kecil dan padat serta tidak bengkok keluar atau kedalam. Dia berdiri dengan baik di atas jari-jari kakinya. Dewclaws boleh dihilangkan.

Gerakan

Gerakan Pomeranian sangat mulus, bebas, seimbang dan penuh semangat. Dia mempunyai jangkauan yang baik pada bagian depan tubuhnya dan gerakan yang kuat pada bagian belakangnya.Kaki bagian belakang bergerak segaris dengan kaki bagian depan pada sisi yang sama. Untuk mendapat keseimbangan, kakinya harus bertemu dengan garis tengah dibawah tubuhnya. Kaki depan dan belakangnya tidak bengkok keluar ataupun kedalam. Tulang belakangnya tetap dan keseimbangan serta outline-nya dapat dipertahankan.





Bulu

Pomeranian dikenal dengan double coat-nya. Bulu bagian bawahnya tebal dan halus. Sedangkan bulu bagian luarnya panjang, lurus dan bertekstur agak kasar. Bulu bagian dalam akan menahan dan memberikan kemudahan untuk menjaga bulunya tetap berdiri dan mengembang dengan indah. Bulunya sangat lebat dari bagian leher, bagian depan bahu dan dada, membentuk jumbaian yang melewati bahu dan dada. Bulu di bagian kepala dan kaki tersusun dengan ketat dan lebih pendek daripada yang dibagian tubuh. Bagian depan tubuhnya, paha, pergelangan kaki dan kakinya tertutup bulu dengan indah. Ekornya ditutupi dengan bulu yang panjang, kasar dan menyebar secara lulus. Trimming dengan tujuan kebersihan dan kerapihan diijinkan

Diskualifikasi : Bulu yang lembut, rata dan terbuka.

Warna

Semua warna, pola dan variasi yang ada diperbolehkan dan dinilai dengan cara yang sama.

Pola: Black and Tan - tan or rust sharply defined, muncul diatas mata, moncong, tenggorokan, dada bagian depan dan smua kaki serta dibawah ekor. Semakin terang tannya akan semakin disukai

Brindle- warna dasarnya adalah emas, merah dan orange agak totol-totol dengan garis-garis hitam pekat.
Parti-color – warna putih dengan warna lain yang menyebar potongan-potongan warna putih (lebih diinginkan jika terletak di kepala).




Sifat/Temperamen


Pomeranian sebagai anjing yang terbuka, mempertunjukkan intelegensi yang tinggi dan semangat yang gembira, menjadikan dia sebagai anjing sahabat yang hebat dan juga show dog yang sangat kompetitif.

Meskipun Pomeranian termasuk jenis anjing Toy, dia tetap harus memenuhi persyaratan yang diberikan untuk semua trah dan segala penyimpangan dari standar ideal yang sudah ditentukan akan dihukum sesuai dengan penyimpangan tersebut.


sumber : ajingkita.com

Tarantula General Care

Tarantula General Care



Kandang / Enclosure


Tarantula besar biasanya dipelihara di aquarium yg tertutup tapi ada lubang buat sirkulasi udara.Kalo masih kecil biasanya pakai tempat pet yg dari mika/acrilic (biasa dijual di tempat reptil/ikan, bilang aja pethome merk multi, paling kecil ukuran no 1), kalo masih kegedean bisa pake apa aja yg penting ada tutupnya dan dibolongin buat sirkulasi udara.
Ukuran kandang disesuaikan dengan ukuran tarantula, perbandingan panjang 2,5 kali legspan,lebar 1,5 kali legspan, tinggi tergantung jenis tarantulanya.Kalau terresterial dan burrower, tinggi dari media ke langit2 kandang sedikit lebih tinggi dari legspan, karena untuk jenis terresterial/burrower abdomennya lebih besar, jadi kalo jatuh dari tempat tinggi bisa fatal.Kalau arboreal malah butuh tinggi, luas tidak masalah yg penting cukup tinggi karena memang tempat hidupnya di atas tanah.(legspan = ukuran dari ujung kaki ke ujung kaki terjauh, asumsi kaki direntangkan)
Media di kandang, umumnya pakai cocopeat karena murah, cocok dan banyak tersedia.Alternatif lain bisa pakai peatmoss (dulu di ace ada, sekarang udah ga ada...).
Kasih tempat minum, jangan sampe kegedean, jgn lebih lebar dari badan tarantula. Jangan kedaleman jg, pake tutup botol aqua bisa.kalo tarantulanya masih kecil, spray aja ke pinggiran pethome (jangan spray ke tarantulanya).


Pakan
Sebaiknya serangga/ulat saja, kalo ga salah dikasih pinkies bisa bermasalah.Jangkrik, ulat hongkong, ulat jerman, bisa dibeli di tempat jual makanan burung, murah meriah.
Sebaiknya juga dipelajari cara piara jangkrik/ulat hongkong/jerman ini karena sekali beli kan Rp 1.000 aja udah banyak, bisa buat waktu lama (kecuali tarantulanya banyak).Lagian kalo ga mati2 kan belinya ga usah berkali2.
Kasih makan ada yg bilang tiap hari, ada yg bilang 3 hari sekali, dari care sheet katanya 8 kali per bulan, dan memang untuk hewan manapun power feeding bisa bikin umur pendek. 




Penting!: jangan tinggalin makanan kalo tarantula ga mau makan, takutnya udah mau molt (ganti kulit), jangkrik bisa membunuh tarantula yg lagi molt.

Perawatan
Jaga kebersihan kandang, kalo ada kotoran tarantula diangkat aja sama media sekitarnya supaya ga timbul jamur, dsbnya.Minum tetap ada, tarantula yg dehidrasi bisa bermasalah apalagi waktu mau molting.Sebaiknya jangan handle tarantula, karena berbisa (belum ada yg tewas karena gigitan tarantula katanya sih...).Selain itu untuk tipe terresterial/burrower kalo jatuh dari tempat tinggi bisa berakibat fatal (abdomen pecah, dsb), kalo tipe arboreal sangat gesit, susah nangkepnya kalo kabur.
Penting! : Jangan pernah menghandle tarantula yang memasuki masa pre-molt karena tarantula dalam masa premolt cenderung pasif. Ketika dia disenggol atau diganggu premolt bisa gagal dan tarantula akan mati
Tarantula pemula
Tarantula pemula biasa yg gerakan lambat, tidak agresif dan gampang piaranya (low maintenance).Biasanya kalo tarantula baru suka mau dihandle, kalo agresif atau bergeraknya cepet ntar malah panik, bisa2 jatuh dan mati.Jenis seperti yg udah disebutin bro otosan, genus Brachypelma (genus ini warnanya bagus2 dan jinak) dan Grammostola (bisa lumayan gede dan jinak).
Harga pasaran....ntar biar seller aja yg jawab... Secara umum tergantung jenis, ukuran dan kelamin...umumnya betina lebih mahal karena umurnya lebih panjang.
Molting adalah proses ganti kulit, biasanya kalo dalam masa pertumbuhan abis molting ukurannya akan lebih besar.Waktu lagi molting umumnya tarantula akan terbalik, perut menghadap ke atas, kondisi begini wajar dan jangan diganggu, dalam kondisi ini tarantula sangat lemah, jangkrik juga bisa buat fatal.Ciri2 mau molting umumnya tarantula tidak mau makan, abdomen berwarna lebih gelap dan kurang aktif.
Penting! : Habis molting jangan langsung kasih makan, karena exoskeleton (kulit luarnya, termasuk taring) masih lunak jadi bahaya, tunggu +-seminggu (tergantung ukuran jg sih...kalo sling 1-2 hari abis molting udah mau makan).
Sling adalah singkatan dari spiderling, baby spider, warna dewasa belum terlihat.
Moga2 agan2 semua sukses dalam merawat tarantula, khususnya bagi agan2 yang masi baru dalam dunia hobby ini. Kalau ada yang kurang paham silahkan posting aja dimari, member2 di sini semuanya ramah dan bersedia untuk menjawab pertanyaan agan2 semua. Salam Tarantula!


TIPS MEMBELI KELINCI & MEMELIHARA BAGI PEMULA


TIPS MEMBELI KELINCI & MEMELIHARA BAGI PEMULA


1. Pilihlah kelinci yg anda suka, dan tentukan tujuannya, apakah buat Pet, Breeding atau buat Show.(kontes). Pet : kelinci yg lucu, imut, bentuknya "unik" -menurut selera penghobi. Breeding : kelinci yg darahnya masih murni dan tentu saja jelas dari Ras apa. secara umum silsilah kelinci ini tercatat dalam bentuk Pedigree. Show : Kelinci yang memenuhi persyaratan kontes
2. Persiapkan kandangnya terlebih dahulu beserta kelengkapannya ( botol minum dan tempat pakan).Sambil mempersiapkan kandang dan perlengkapannya cari tahu keberadaan peternak dan cari informasi sebanyaknya terutama tentang reputasi peternak tersebut.
3. Belilah kelinci dengan usia minimal 2 bulan, jika beli sudah usia 4 bulan sebaiknya dipisahkan antara jantan dan betina.
4. Periksa kesehatan kelinci secara seksama ( bentuk tubuh, bulu, periksa bagian: kuku/telinga/hidung dan lainnya tidak terkena penyakit kulit, bagian pantat harus terlihat bersih tidak ada bekas diare, nafsu makan baik, telingan terasa hangat, hidung bersih dan kering)
5. Jika kelinci yang dibeli jenis bulu panjang, maka cek apakah bulunya kusut/gimbal.Periksa kehalusan bulu, dan perhatikan juga mudah rontok atau tidak karena bulu menceriminkan kualitas perawatan
6. Jika beli dalam kondisi hamil, tanyakan tanggal kimpoinya (lama hamil 28-35 hari ). Tujuannya untuk bisa mempersiapkan kotak lahir dan penempatannya tidak terlambat ( H-3 estimasi tanggal lahir, besar kotak disesuaikan dengan ukuran kelincinya ). Disarankan tidak membeli kelinci dalam keadaan hamil jika akan dibawa perjalanan jauh.
7. Sebaiknya membeli kelinci yang jelas indukannya (bila perlu tanyakan yang mana induk jantan dan betinanya), agar terjaga kemurnian silsilah keturunannya dan mudah adaptasi
8. Tanyakan makanan apa yg diberikan selama di kandang peternak untuk memudahkan adaptasi makanan ketika kita pelihara, Jika Anda type orang yang simple sebaiknya pastikan kelinci yang dibeli tersebut bisa makan pelet kelinci agar tidak susah harus mencari makanan rumput2an.
9. Ketahui makanan-makanan yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan bahkan menyebabkan kematian pada kelinci sehingga wajib dihindari.dan perhatikan juga cara penyajiannya yang benar.( jangan sekali-sekali memberi makanan yang diambil langsung dari lemari pendingin, pakan yang terlalu banyak mengandung air, pakan yg ber gas)
10. Penyajian makanan hijauan/rumput-rumptan diupayakan dalam keadaan layu dan yang terpenting terbebas dari bakteri dan getah hijauan/rumput-rumputan
11. Perhatikan jadwal makan dan takaran makan yang diperlukan (kelinci untuk anakan, dewasa, bunting dan menyusui berbeda). Selalu disiplin pada jam makan (kelinci cukup 2 kali makan, pagi hari dan malam hari)
12. Selalu sediakan air minum yang ditempatkan dalam dot minum agar hiegiens
13.Tempatkan kelinci di tempat yg teduh ( hindari panas yang berlebihan sehingga dapat menyebabkan dehidrasi) dan tidak terkena angin secara langsung terutama angin malam jadi sebaiknya kandang diberi tutup/tirai ketika malam tiba.
14.Selalu memperhatikan kebersihan kandang ( tiap hari dibersihkan sangat dianjurkan untuk mengurangi resiko dan lebih baik jika disemprot disinfectant setiap 1 atau 2 minggu )
15. Cari tahu alamat dan contact peternak atau dokter hewan terdekat yang bisa diajak konsultasi dan membantu ketika mendapatkan masalah dengan kondisi kelinci.
16. Sediakan obat2an yang sering dipakai untuk mengatasi masalah kesehatan kelinci seperti obat untuk : diare, kembung, scabies, radang paru. 

SUMBER

Morph & Genetic pada Leopard Gecko

Tremper Albino
Tremper albino juga dikenal sebagai Texas Strain albino adalah Albino pertama dari tiga strain albino yang ditemukan pada tahun 1996 oleh Ron Tremper. Tremper Albino dapat berkisar dalam warna dari cokelat gelap ke kuning terang, jeruk, dan merah muda. Mata Tremper Albino cenderung menjadi warna perak dengan urat merah.


Rainwater Albino
Rainwater atau Las Vegas albino ditemukan oleh Tim Rainwater pada tahun 1998. Dalam perbandingan dengan dua jenis lainnya albino, rainwater cenderung memiliki warna yang lebih merah muda dan lebih ringan secara keseluruhan. Ketika mereka menetas, mereka cenderung memiliki tubuh berwarna kuning dengan banded merah muda. Dalam kelompoknya, Rainwater Albino lebih kecil dari dua jenis lainnya. Rainwater juga memiliki mata tergelap dari tiga jenis albino.



Bell Albino
Bell Albino (di kenal juga dengan sebutan Florida Albino) adalah Albino terakhir dari strain Albino dan ditemukan oleh Mark Bell. Bell Albino lebih mudah di bedakan dari 2 jenis lainnya. Mata Bell Albino berwarna pink terang. Motif tubuhnya cenderung memiliki bintik-bintik cokelat. Bell albino juga dapat mengeluarkan warna lavender pada tubuh mereka.


Murphy Patternless (patty)
Awalnya ditemukan oleh Pat Murphy di tahun 1991, Murphy Patternless adalah Leopard Gecko yang tidak memiliki pola. Sebagai anakan, mereka akan menetas dengan tubuh cerah diwarnai dengan tanda cokelat, abu-abu, atau coklat acak pada tubuh. Pada usia 10 bulan, tanda-tanda akan benar-benar memudar dan warna tubuh tokek akan bervariasi antara kuning dan ungu tua.



Blizzard
Morph Blizzard, ditemukan oleh Jay Villa dari Prehistoric Pets pada tahun 1995, sangat mirip dengan Murphy Patternless. Seperti Murphy Patternless, Blizzard adalah morph resesif sederhana. Sebagai anakan, Blizzard benar-benar tidak berpola dan warna mereka akan bervariasi dari putih, menjadi kuning, ke ungu tua. Ketika mereka tumbuh lebih tua. Blizzard yang memiliki warna gelap biasanya dipasarkan sebagai Midnight Blizzard. Blizzard yg memiliki warna lebih kuning sering dipasarkan sebagai Banana Blizzard, Banana Blizzard adalah Murphy Patternless Blizzard. Ciri lain yang tampaknya acak dari Blizzard adalah Snake Eyes atau Solid Eyes.



Eclipse
Eclipse adalah morph yang memiliki sifat yang relatif baru yang hanya mempengaruhi mata saja, dan dapat dikombinasikan dengan beberapa pola. Morph ini memiliki mata hitam solid, atau merah solid dalam kasus albino strain. Beberapa contoh dari sifat ini adalah memiliki hanya separuh mata (ibarat bocor), atau setengah dari satu mata (kanan kiri beda), dan juga Snake Eyes. Tidak jelas tepatnya mengapa kondisi ini bisa terjadii. sifat ini diwariskan dalam mode resesif.



Snow
Strain snow pada Leopard Gecko ada 4 strain, yakni Mack Snow, TUG Snow, Gem Snow, dan Linebreed Snow. Mack Snow di temukan oleh John dan Amy Mack dari Reptiles by Mack. Mereka menemukan beberapa anakan yang tampak seperti "Salju" daripada anakan normal. The Urban Gecko Snow ato biasa dikenal dengan istila TUG Snow di temukan oleh Craig Stewart from The Urban Gecko. TUG Snow dihasilkan dari Selective Breeding hewan LG liar. TUG Snow merupakan gen snow yang tidak menghasilkan warna kuning. TUG Snow juga termasuk gen dominan. Gem Snow adalah salah satu dari empat jenis snow. Gem snow awalnya ditemukan oleh Jim Holler dari Gems Reptilian. Sama seperti tiga jenis lainnya, mereka menetas dengan pola tubuh hitam dan putih, terlihat Ketika mereka beranjak tua, pola akan mengalami perpecahan. Line Breed Snow adalah jenis morph yang telah mengalami proses line breed untuk menghasilkan Snow dengan warna hitam dan putih.


Enigma
Enigma merupakan morph dominan. Ketika mengklasifikasikan Enigma, ada beberapa sifat umum yang di milikinya. Motif enigma cenderung bercak daripada banded dan ekor enigma hampir semua putih, dan pada saat dewasa mulai muncul bercak dan kadang-kadang berubah menjadi Speckles. Genetika Enigma, sangat menarik. Sampai sekarang, belum ada versi homozigot Enigma, sehingga saat ini, sifat gen Enigma disebut sebagai sifat dominan. Sejak pertama kali di temukan, Enigma menjadi bahan pembicaraan terkait gejala genetika atau neurologis mereka atau biasa dikenal dengan istilah Enigma Syndrome. Beberapa gejala yang sering muncul, yakni Enigma sering terlihat berputar-putar membentuk lingkaran, sensivitas cahaya (selalu melihat keatas), kecenderungan mudah stress dan sulit makan.



Tangerine
Tangerine (“Tang”), memiliki warna dasar tubuh oranye yang berbeda dengan warna kuning terang khas yang dapat dilihat pada Leopard Gecko normal. Intensitas warna oranye dapat bervariasi dari jingga-kuning hingga ke merah2an pada beberapa spesimen. Biasanya morph jenis ini di sebut morph normal.



SHTCT/B
Super Hypo Tangerine Carrot Tail/Baldy, merupakan variasi dari Tangerine dengan deskripsi kurangnya warna totol hitam/pigmen pada tubuh Leopard Gecko yang masuk dalam kategori non-albino, walaupun beberapa tubuhnya mungkin ada sedikit totol hitam seperti pada ekornya, sedikit pada bibir dan kepalanya. Adapun "Baldy" adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan Leopard Gecko yang benar-benar tidak memiliki warna hitam/pigmen di kepala nya, walaupun tidak semua "Baldy" juga Super-Hypo. Istilah Carrot Tail & Carrot Head menggambarkan posisi warna oranye pada tubuh Leopard Gecko.



Tidak menutup kemungkinan ada morph laen selain ini. Untuk infomasi lebih detail silahkan cek di http://www.leopardgeckowiki.com/


sumber : kaskus

Cara Mengembangbiakkan Leopard Gecko


Apakah kamu benar-benar ingin mengembangbiakkan Leopard Gecko? 

Pertanyaan ini nampaknya sederhana tapi sering tidak dipertimbangkan oleh orang2. Ada beberapa Hal yang harus dipertimbangkan sebelum kamu mem-breed leopard gecko:
Pertama, apakah kamu memiliki ruang untuk keturunan mereka nantinya? Leopard Gecko adalah hewan yang sangat subur. Jika kamu tidak memiliki tempat untuk merawatnya, kamu hanya akan membuat si gecko kesulitan menyesuaikan diri.



Kedua, apakah kamu memiliki persediaan makanan yang cukup dan kandang untuk baby leopard gecko? Leopard Gecko betina dapat menghasilkan hingga belasan telur setiap musim kimpoinya. Mereka semua memerlukan tidak sedikit kandang dan tidak sedikit makanan.
Ketiga, apakah kamu siap memperhatikan dan menjaga kesehatan Leopard Gecko kamu? Breeding Leopard Gecko bukan tanpa resiko. Gangguan kesehatan seperti MDB dan Crypto cukup umum dan sangat memerlukan perhatian khusus. Jika tidak diperhatikan secara seksama kesehatannya, LG anda bisa menjadi sangat lemah dan pada akhrnya kematian juga menjemput

Nah pada bagian ini akan di ulas sedikit tentang perawatan/perkembangbiakan leopard gecko. Jika Anda masih ingin mereka berkembang biak, baca terus!

Sexing (Jenis Kelamin)


Indukan
Gunakan indukan yang sudah cukup umur untuk breeding. Idealnya induk berusia 1 tahun, untuk induk betina dan berat betina minimal 50gr (antisipas drop berat betina pada saat gendong telur dikarenakan pada saat gendong telur napsu mkana betina akan turun). Sementara induk jantan lebih cepat matang, umur 8 bulan sudah bisa digunakan sebagai bahan indukan. LG bisa dibiakkan berpasangan (dalam satu kandang breeding hanya berisi satu jantan dan satu betina). Namun bisa juga dilakukan cara menggabungkan satu jantan dengan beberapa betina. Satu induk jantan memang bisa membuahi betina dalam tempo yang tidak terlalu lama. Cara breeding seperti ini bisa menghemat jumlah materi induk jantan yang dibutuhkan. Banyak breeder menggunakan satu jantan untuk membuahi 2 sampai 5 betina dalam satu kandang breeding.

Ovulasi (Ovulation)
Tahap dimana sang betina di nyatakan dewasa dan siap untuk di buahi. Biasanya di tandai dengan lingkaran merah serupa cincin pada perutnya. masa ovulasi bisa bertahan 3-4bulan jika tidak dibuahi. jika sudah lewat masa ovulasi maka harus menunggu beberapa waktu untuk masuk masa ovulasi berikutnya


Penjodohan dan Pengawinan
Mengawinkan leopard gecko tidak memerlukan perlakuan khusus. Materi indukan yang sudah memenuhi syarat umur hanya perlu dicampur di kandang breeding. Biasanya perkimpoian akan terjadi dengan sendirinya. Namun agar leopard gecko nyaman dan tidak stress, penempatan kandang sebaiknya diperhatikan. Lokasi breeding sebaiknya tidak terlalu terang, untuk menyesuaikan dengan sifat hidupnya yang nocturnal. Sebaiknya juga terjauh dari suara-suara yang bisa mengganggu, jadi lokasi yang digunakan tenang. masa penjodohan atau perkimpoian ini berbeda-beda, ada yang berlangsung lama, ada juga yang berlangsung cepat


Gravid/Pregnant/Hamil/Bunting/Gendong Telor
Leopard gecko menghasilkan banyak telur selama satu musim kimpoi. Biasanya mereka menghasilkan satu atau dua telur pada satu waktu (ato biasa dikenal dengan istilah cluth), meskipun sel telur sering diproduksi di awal atau akhir siklus reproduksi. Setiap cluth akan perkiraan memiliki interval 2-4minggu dr cluth sebelumnya, meskipun ini dapat bervariasi sedikit berdasarkan kondisi. Para wanita rata-rata akan menghasilkan sekitar 3 atau 4 pasang, meskipun ada beberapa kasus yang menghasilkan < 3pasang dan > 4 pasang dalam satu musim. Masa gravid biasanya sekitar 2-4 minggu.


Laying Egg (box)
Laying box adalah media untuk pelepasan telur. Biasanya laying box menggunakan wadah dengan kondisi lembab. Substrat yg biasa digunakan untuk laying box, antara lain cocopeat, vermiculate, dan spaghnum moss.


Egg Incubation (inkubasi)
Inkubasi adalah tahap penetasan telor. Media yg biasa di gunakan untuk inkubasi, antara lain cocopeat, vermiculate, dan perlite. Biasanya media di buat lembah dengan tingkat kelembaban sekitar 80-90%. Masa inkubasi rata2 sekitar 40-50 hari, meskipun ada beberapa kasus yang melebihi dari perkiraan tersebut. Suhu inkubasi biasanya mempengaruhi jenis kelamin dari baby yang akan netas, dengan perkiraan sbb:
-Suhu mayoritas anakan akan berjenis kelamin Betina : 26°-28° Celcius
-Suhu mayoritas anakan akan berjenis kelamin Jantan : 30°-34° Celcius
Sedangkan suhu di antara suhu betina dan suhu jantan biasanya 50% mayoritas jantan dan 50% mayoritas betina


Egg Candling
Candling adalah tekhnik yang digunakan untuk memperjelas isi sebuah telur, apakah telur tersebut fertile atau infertile. Ini merupaan proses yang relatif sederhana. Di sini kita akan menggunakan Candler komersial yang tersedia, penlight kecil berjenis senter ini sudah cukup. Ini dapat dilakukan pada telur dari sekitar usia dua sampai empat minggu. Beberapa tips: Buat dan pertahankan telur pada posisi seperti normal (jangan diputar atau dibalik), dan jangan sampai terlalu panas oleh bola lampu senter itu. Beberapa detik yang cukup lama untuk melihat apa yang Anda butuhkan. Jadi jangan terlalu lama, Anda cukup tahu ada isi di dalamnya.
Beberapa Jam setelah bertelur...




Telur Menetas (Hatchling Egg)
Anda tidak perlu melakukan apapun. Mereka tahu bagaimana cara keluar dari cangkangnya. Jika Anda beruntung, Anda bisa melihatnya, tetapi sering kali waktu Anda melihat dan tidak ada apa-apa di dalam inkubator. Satu jam kemudian, Anda melihat kembali dan dua bayi berjalan sekitar di sana. Pretty cool stuff. Say cheers to your new babies..!!


Beberapa kebiasaan baby gecko yang baru netas (umumnya)
Mendesis/mengeluarkan suara ketika mereka melihat sesuatu yang belum di kenal
Menerjang/mengigit ketika anda mencoba untuk menghandle/memegang
Jumpy, kabur-kaburan

Kebiasaan-kebiasaan tersebut secara perlahan akan berkurang seiring berjalannya waktu dan seberapa sering anda merawatnya/menghandlenya.

Masalah – masalah yg sering kali terjadi dalam proses breeding ataupun penetasan:
Egg binding (penjelasan ada di bawah bagian disease) : adalah kejadian dimana telor telah terbentuk dan seharusnya dikeluarkan oleh indukan betina leopard gecko. 
Telor infertile/lembek/genjur2 : kejadian yg diakibatkan indukan (baik pejantan/betina) kekurangan gizi ataupun asupan kalsium, dan juga dapat disebabkan pejantan/betina (calon indukan) blom cukup siap utk melakukan pembuahan/dibuahi.
Telor pesok/penyok wktu incubasi : diakibatkan media penetasan terlalu kering atau suhu inkubasi terlalu panas.
Telor berjamur/rusak wktu incubasi : diakibatkan media penetasan terlalu basah atau juga dapat disebabkan suhu inkubasi terlalu rendah.
Waktu menetas mundur atau terlalu maju : hal ini tidak menjadi masalah asalkan kondisi telur tetap sehat, baik. Bagus dan tidak rusak. Terjadi fluktuasi waktu ini juga di akibatkan suhu dan kondisi embrio dalam telur, walaupun incubasi jantan dapat dalam waktu 35-45 hari dan betina 45-80 hari tetap hal ini tidak dapat dijadikan patokan utama, perhitungan waktu tersebut hanya dapat di gunakan sebagai patokan untuk perhitungan/perkiraan kapan telur menetas sehingga dapat kita pindahkan (walaupun babies gecko tidak mengalami masalah jika tidak langsung dikeluarkan dari tempat penetasan tp hal ini dapat dilakukan sebagai tindakan preventif dari impaction vermi/media tetas serta putusnya ekor akibat digigit rekan sejawatnya

Cara Perawatan Leopard Gecko


Apakah Anda benar-benar ingin mengembangbiakan Leopard Gecko Anda?Tapi bingung harus bagaimana perawatannya ?

Pertanyaan ini nampaknya sederhana tapi sering tidak dipertimbangkan oleh orang2. Ada beberapa Hal yang harus dipertimbangkan sebelum kamu mem-breed LG kamu:



Pertama, apakah Anda memiliki ruang untuk keturunan mereka nantinya? Leopard Gecko adalah hewan yang sangat subur. Jika Anda tidak memiliki tempat untuk merawatnya, anda hanya akan membuat si gecko kesulitan menyesuaikan diri, nampaknya Anda sudah dapet bayangan..
Kedua, apakah Anda memiliki persediaan makanan yang cukup dan kandang untuk baby LG? Tipikal Leopard Gecko yaitu akan memproduksi sekitar belasan pasangan telur setiap musim, jumlah total sekitar dua lusin anak.
Mereka semua memerlukan tidak sedikit kandang dan tidak sedikit makanan!
Ketiga, apakah Anda menginginkan resiko pada kehidupan Leopard Gecko Anda? Breeding Leopard Gecko bukan tanpa resiko. MDB dan Crypto cukup umum dan merupakan resiko kesehatan yang mungkin memerlukan perhatian khusus.. Jika tidak diperhatikan secara seksama dalam kesehatan, LG anda bisa menjadi sangat lemah dan pada akhrnya kematian juga menjemput

Nah pada bagian ini akan di ulas sedikit tentang perawatan/perkembangbiakan LG. Jika Anda masih ingin mereka berkembang biak, baca terus!

Makanan dan Diet
Pakan utama leopard gecko adalah serangga. Serangga yang paling umum tersedia adalah jangkrik, ulet hongkong, ulet jerman, cacing lilin dan cacing sutera. Anda harus “gut load’ pakannya sebelum diberikan pada LG. “Gut loading” adalah memastikan bahwa pakan diberi makan dengan baik. dengan cara ini mereka melewati jumlah maksimum nutrisi ke LG.
Pemberian makan :
pakan utama : jangkrik (3-8 ekor per hari ato per 2hari) *berdasarkan umur

Umur 0-2minggu : 1-2jkk (ukuran disesuaikan)
Umur 2-4minggu : 3jkk (ukuran disesuaikan)
Umur 1-3bulan : 3-4jkk (ukuran disesuaikan)
Umur >3bulan : >5jkk (jml & ukuran disesuaikan)
*rincian ini bukan patokan wajib tetapi hanya saran

pakan tambahan : ulat hongkong, ulat bambu, kecoa, belalan, dan serangga laen-laen
JANGAN LUPA GUTLOAD DULU

GutLoad : oatmeal, kentang, wortel, voor, susu bubuk, pisang yang dikeringkan di bawah sinar matahari, rumput laut, kacang hijau kering, bee pollen


Leopard Gecko

Leopard Gecko


Pernah mendengar leopard gecko? Mungkin beberapa dari anda merasa masih asing. Atau bagi yang pernah mendengar justru jijik melihat wujud si gecko. Tidak salah, karena leopard gecko merupakan keluarga dekat dari tokek yang sering ditemui disudut sudut rumah. Disebut dengan istilah leopard karena motif di tubuh reptile ini berupa tutul seperti macan tutul. Dalam pemeliharaannya, leopard gecko membutuhkan perhatian yang cukup agar dapat hidup sehat dan berkembang biak. Dibawah ini diuraikan secara singkat mengenai si “tokek bule”.

Leopard gecko atau Eublepharis macularius adalah sejenis tokek yang hidup di permukaan tanah dan aktif pada malam hari. Leopard gecko ditemukan di Pakistan, India, Afghanistan dan Iran dimana terdapat dataran yang kering dan berbatu. Leopard gecko dianggap sebagai salah satu hewan yang umum di industri reptil saat ini. Leopard gecko merupakan hewan yang memiliki ukuran dewasa mencapai 8 atau 9 inchi. Kebanyakan leopard gecko memiliki latar belakang tubuh kuning dengan bintik-bintik cokelat menutupi keseluruhan tubuhnya. Kebanyakan leopard geckos memiliki latar belakang kuning dengan bintik-bintik cokelat menutupi orang-orang dewasa. Leopard gecko remaja memiliki pola yang bergaris didominasi memudar ke pola sesuai dengan perkembangan usia. Mereka juga memiliki telinga luar yang sangat jelas dan berbeda dari banyak tokek di kelopak mata mereka dan kurangnya perekat lamel, yang berarti mereka tidak dapat berjalan pada dinding vertikal yang permukaannya halus. Leopard Gecko termasuk insectivora, jadi makanannya serangga.. Bisa jangkrik atau ulat hongkong. Leopard gecko adalah hewan peliharaan yang sangat baik. Mereka kecil, memiliki persyaratan perawatan yang minimal dan dapat ditinggal dalam beberapa hari. Mereka tenang, tidak berbau dan tidak perlu perhatian. Bukan hanya mudah dipelihara, leopard gecko juga relatif mudah dibiakkan.

StrukturTubuh Leopard Gecko